Bea Cukai Tembilahan Kenalkan Kepabeanan dan Cukai kepada 151 Pelajar melalui Customs Goes to School
Di publish pada 26-09-2026 15:03:18
Tembilahan, 10 September 2026 – Bea Cukai Tembilahan kembali melaksanakan kegiatan edukasi kepada generasi muda melalui program Customs Goes to School (CGTS) yang digelar pada 8–9 September 2026 di SMAN 1 Tembilahan Kota dan SMAN 1 Tembilahan Hulu. Kegiatan ini diikuti total 151 siswa, terdiri atas 62 siswa SMAN 1 Tembilahan Kota dan 89 siswa SMAN 1 Tembilahan Hulu.
Tembilahan, 10 September 2026 – Bea Cukai Tembilahan kembali melaksanakan kegiatan edukasi kepada generasi muda melalui program Customs Goes to School (CGTS) yang digelar pada 8–9 September 2026 di SMAN 1 Tembilahan Kota dan SMAN 1 Tembilahan Hulu. Kegiatan ini diikuti total 151 siswa, terdiri atas 62 siswa SMAN 1 Tembilahan Kota dan 89 siswa SMAN 1 Tembilahan Hulu.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pengenalan mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai, khususnya di bidang kepabeanan dan cukai. Materi mencakup pengertian impor dan ekspor, pengawasan lalu lintas barang yang masuk dan keluar daerah pabean, pengenalan barang kena cukai, serta peran Bea Cukai dalam mengamankan penerimaan negara, melindungi masyarakat, memperlancar perdagangan, dan mendukung perkembangan industri. Pokok-pokok tersebut sejalan dengan materi Customs Goes to School yang digunakan Bea Cukai Tembilahan.
Materi utama mengenai pengenalan Bea Cukai disampaikan oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tembilahan, Septian Aribowo. Selain mengenalkan tugas dan fungsi Bea Cukai, kegiatan juga memberikan informasi kepada siswa mengenai peluang untuk bergabung dengan Kementerian Keuangan dan Bea Cukai di masa mendatang.
Materi mengenai Politeknik Keuangan Negara STAN disampaikan oleh Daniel KP Hutagalung, sedangkan materi mengenai jalur lain untuk bergabung dengan Bea Cukai disampaikan oleh Kevin Martin Manurung dan Kelsen Mayral S. Dalam materi CGTS, PKN STAN diperkenalkan sebagai perguruan tinggi kedinasan di lingkungan Kementerian Keuangan, sementara jalur CPNS umum juga menjadi salah satu alternatif bagi peserta yang ingin bergabung sebagai aparatur sipil negara.
Tidak hanya melalui pemaparan materi, kegiatan dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan kuis. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para siswa dalam menjawab pertanyaan serta berdiskusi bersama petugas mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kepabeanan, cukai, maupun peluang pendidikan dan karier di lingkungan Kementerian Keuangan.
Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Eko Budi Setiawan, mengatakan bahwa Customs Goes to School menjadi salah satu sarana bagi Bea Cukai untuk mendekatkan institusi kepada generasi muda sekaligus memberikan pemahaman mengenai peran Bea Cukai dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui Customs Goes to School, kami ingin memperkenalkan Bea Cukai kepada para pelajar dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Kami berharap para siswa tidak hanya mengenal Bea Cukai sebagai instansi yang menangani impor dan ekspor, tetapi juga memahami perannya dalam melindungi masyarakat, mendukung perekonomian, dan mengamankan penerimaan negara,” ujar Eko.
Menurutnya, pengenalan kepabeanan dan cukai sejak bangku sekolah diharapkan dapat menumbuhkan wawasan siswa mengenai perdagangan internasional, pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai, serta membuka wawasan mengenai pilihan pendidikan dan karier setelah lulus sekolah.
Kepala SMAN 1 Tembilahan Kota, Drs. H. Muhammad Nurlin, M.AP, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Bea Cukai di sekolah memberikan tambahan wawasan yang bermanfaat bagi para siswa. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan Customs Goes to School ini karena siswa mendapatkan pengetahuan langsung dari petugas mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai. Materi yang disampaikan juga menambah wawasan mereka tentang impor, ekspor, cukai, hingga peluang melanjutkan pendidikan dan berkarier di lingkungan Kementerian Keuangan,” ungkap Muhammad Nurlin.
Hal serupa disampaikan Kepala SMAN 1 Tembilahan Hulu, Agus Purwanto, S.Pd. Menurutnya, kegiatan edukasi seperti CGTS menjadi pengalaman belajar yang menarik karena siswa dapat memperoleh informasi di luar materi pembelajaran rutin di kelas. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga dapat berdiskusi langsung dengan petugas Bea Cukai. Kami berharap wawasan yang diperoleh dapat menambah pengetahuan, memperluas pandangan siswa mengenai dunia kerja dan pelayanan publik, serta semakin memotivasi mereka untuk terus belajar dan mempersiapkan masa depan,” ujar Agus.
Melalui Customs Goes to School, Bea Cukai Tembilahan berharap generasi muda semakin memahami tugas dan fungsi Bea Cukai serta memiliki kesadaran mengenai pentingnya perdagangan yang legal dan kepatuhan terhadap ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi ruang berbagi informasi dan inspirasi bagi para siswa dalam menentukan pilihan pendidikan maupun karier di masa depan.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses